Whooila!

Whooila! adalah tempat ngobrol santai
 
IndeksIndeks  FAQFAQ  PendaftaranPendaftaran  Login  
Belum terdaftar di Forum Whooila! [Daftar Sekarang!!] // Mau Liat yang aneh-aneh?? Klik Disini!!
Warung Kopi | Lounge Pictures & Video | Gosip Yuk! | Berita dan Politik | Humor | Games | Olahraga | Khusus Dewasa | Teknologi

Panduan Member Baru: Posting Thread Baru dan Post Repply [Klik Disini!!]
Mau Akses Room Khusus Dewasa 17++ [Klik Disini!!]

Bagikan
Share | 
 

 Menperin Berharap Tak Ada Kenaikan TDL Industri - [Whooila!]

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Administrator
Administrator


Jumlah posting : 248
Points : 5219
Reputation : 0
Join date : 15.02.10
Lokasi : depan forum Whooila!

PostSubyek: Menperin Berharap Tak Ada Kenaikan TDL Industri   Tue Feb 16, 2010 9:06 pm

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat menghendaki tidak ada lagi kenaikan tarif dasar listrik atau TDL yang dapat menambah beban ongkos produksi industri di dalam negeri. Sebab, setiap kenaikan beban ongkos produksi akan langsung menurunkan daya saing industri dalam negeri dibandingkan dengan industri luar negeri.

"Saya dengar DPR meminta ada penundaan kenaikan listrik bagi pelanggan 6.600 watt. Dari industri, kami mengharapkan tidak ada beban biaya tambahan terhadap komponen listrik karena daya saing industri dalam struktur biaya mencakup listrik, gas, dan biaya bunga. Itu semua menimbulkan ekonomi biaya tinggi," ungkap Hidayat di Jakarta, Selasa (16/2/2010) usai menghadiri Rapat Koordinasi tentang Tata Ruang dengan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Sebelumnya diketahui, Pemerintah mengkaji ulang penerapan mekanisme tarif subsidi dan nonsubsidi bagi pelanggan di atas 6.600 volt ampere dengan tarif multiguna. Penerapan mekanisme itu dinilai kurang disosialisasikan dan berpotensi cacat hukum. (Kompas, 16/2/2010).

Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM J Purwono sudah mengirim surat kepada direksi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada 29 Januari 2010. Intinya, pemerintah meminta agar penerapan mekanisme itu ditunda lebih dahulu.

Alasannya, sosialisasi mengenai mekanisme baru itu belum merata sehingga masyarakat belum paham. Penerapan mekanisme itu juga harus dikonsultasikan lebih dahulu kepada DPR. Pelanggan yang telanjur membayar tagihan listrik itu, teknis pengembaliannya bisa dengan memotong rekening atau cara lain.

Keputusan direksi PT PLN untuk menerapkan mekanisme tarif multiguna pada pelanggan di atas 6.600 VA itu didasarkan pada UU APBN Nomor 47 Tahun 2009 soal APBN Tahun 2010. Regulasi itu mengamanatkan pengenaan tarif dasar listrik sesuai nilai keekonomian untuk kelompok pelanggan 6.600 VA ke atas yang pemakaian listriknya melebihi 50 persen dari rata-rata konsumsi nasional.

Penerapan mekanisme itu bertujuan untuk mengurangi besaran subsidi listrik dan meningkatkan kepedulian masyarakat mengenai efisiensi atau penghematan listrik.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://whooila.getgoo.us
 

Menperin Berharap Tak Ada Kenaikan TDL Industri

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Whooila! :: Bla Bla Bla :: Berita dan Politik-


Free forum | © phpBB | Free forum support | Kontak | Report an abuse | Sosblogs.com