Whooila!

Whooila! adalah tempat ngobrol santai
 
IndeksIndeks  FAQFAQ  PendaftaranPendaftaran  Login  
Belum terdaftar di Forum Whooila! [Daftar Sekarang!!] // Mau Liat yang aneh-aneh?? Klik Disini!!
Warung Kopi | Lounge Pictures & Video | Gosip Yuk! | Berita dan Politik | Humor | Games | Olahraga | Khusus Dewasa | Teknologi

Panduan Member Baru: Posting Thread Baru dan Post Repply [Klik Disini!!]
Mau Akses Room Khusus Dewasa 17++ [Klik Disini!!]

Bagikan
Share | 
 

 About jembatan SHIROTHOL MUSTAQIM (Yang Islam Masuk Sini) - [Whooila!]

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
cHakeL
[V.I.P Member]


Jumlah posting : 401
Points : 18374
Reputation : 0
Join date : 18.02.10

PostSubyek: About jembatan SHIROTHOL MUSTAQIM (Yang Islam Masuk Sini)   Wed Apr 07, 2010 4:00 pm

Cerita tentang jembatan Shirothol Mustaqim pastinya sudah tidak asing
di telinga kita. Dari cerita-cerita yang pernah kita dengar itu dapat
ditarik kesimpulan bahwa Jembatan Shirotol Mustaqim adalah titian yang
akan dilewati semua umat untuk bisa menyeberang ke Surga. Dan apabila
gagal menyeberanginya maka ia akan jatuh ke lembah api neraka
(Na'udzubillahi min dzalik).

Dari cerita yang pernah kita dengar juga dikatakan bahwa jembatan itu
bukan seperti jembatan yang kokoh seperti jembatan alam dunia yang
pernah kita lewati sekarang ini, melainkan sangat rapuh dan sangat
kecil tetapi sangat panjang dan sangat tajam. Laksana rambut yang
dibelah tujuh dan tajamnya melebihi pedang. Dan hanya orang yang
beriman lah yang bisa menyeberangi sampai ke Surga. Yang tidak beriman
akan jatuh ke lembah api neraka (Na'udzubillahi min dzalik).

Secara logika..., mungkinkah jembatan bisa dibuat sedangkan dibawahnya
ada lembah api neraka? Walaupun dengan pondasi dan bahan baja atau
bahan apapun seperti di alam dunia. Apalagi dibuat hanya sangat tipis
laksana rambut dibelah tujuh. Belum lagi ketajamannya yang sangat tajam
seperti pedang. Allah Maha Kuasa. Kuasa Allah diluar jangkauan manusia.
Tidak ada yang mustahil bila Allah yang berkehendak.

Pernahkah kita berfikir lebih jauh tentang jembatan Shirothol Mustaqim
itu? Apakah hanya sebuah cerita saja? Adakah makna yang terkandung di
dalamnya.

Sebelumnya izinkan saya yang sangat awam dan tidak perpengetahuan
banyak tentang agama ini untuk sedikit menguraikan tentang Jembatan
Shirothol Mustaqim ini. Sekedar untuk menyampaikan dan semoga
bermanfaat bagi kita semua (khususnya saya pribadi).

Jembatan Shirothol mustaqim memiliki makna yang intinya tentang
keikhlasan setiap hamba Allah. Keikhlasan secara menyeluruh. Baik dalam
ibadah dan termasuk tindak tanduk sehari-hari selama 24 jam sehari.
Ikhlas dalam beribadah, beramal dan berbuat apa saja semata-mata karena
Allah, tidak mengharapkan pahala atau takut dosa, tidak mengharap
pujian atau takut celaan, tidak mengharapkan surga atau karena takut
siksa neraka. Melainkan semata-mata karena Allah S.W.T.

Pahala hanyalah sebuah ungkapan bahasa bagi orang malas, sebagai
perangsang seseorang supaya rajin beribadah dan dosa untuk menakutinya.

Bukankah jembatan itu sangat rapuh (laksana rambut dibelah tujuh),
mengapa kita harus repot-repot menyeberang dengan membawa sejumlah
pahala ataupun sejumlah dosa. Apakah dengan adanya beban ini tidak
membuat jembatannya menjadi putus karena adanya berat? Dan apakah kaki
tidak terluka jika menginjaknya? Bukankah titiannya sangat tajam
melebihi tajamnya pedang.

Lepaskanlah beban tadi karena hanya akan membuat kaki terluka dan
titiannya akan putus oleh adanya beban. Artinya janganlah kita
beribadah ataupun beramal dengan mengharap pahala atau apapun melainkan
ikhlas karena Allah. Lalu bagaimana selanjutnya...? Apakah setelah
beban ditinggal bisa langsung nyebrang...?

Mungkinkah jembatan yang rapuh dan tajam tadi mampu menahan beban badan
kita. Dan apakah kaki kita tidak terluka dengan menginjaknya. Dan
mungkin badan kita bisa terbelah lalu jatuh. Lalu bagaimana nyebrangnya
kalo kita tidak melangkah...?

Kalau kaki kita menginjak pasti luka oleh ketajamannya. Kalau titian
itu dibebani oleh kita badan/ jasad kita niscaya runtuh dan akan jatuhk
e lembah api neraka (Na'udzubillahi min dzalik).

Hilangkanlah badan/ jasad kita. Artinya dalam beribadah, beramal atau
berbuat apa saja janganlah merasa kita yang beribadah, kita yang
beramal, atau kita yang berbuat. Karena sesungguhnya Allah lah yang
menggerakan hati dan jasmani kita dalam beribadah, beramal, dan berbuat
apa saja dan dimanapun kita berada. Kita tidak memiliki daya upaya
apapun (Laa haulaa wa laa quwwata illa billahil 'aliyyil adzhim). Kita
ada karena adanya Allah. Tenaga untuk bergerak karena-Nya. Diberi makan
dengan ciptaan-Nya bahkan disuapi dengan tangan ciptaan-Nya, mulut
Ciptaan-Nya, diberi rasa dengan lidah ciptaan-Nya, dikunyahkan dengan
gigi ciptaan-Nya dan seterusnya. Diberi rizki dengan karunia-Nya.
Diberi nafas dengan oksigen yang diciptakan-Nya serta hidung dan
paru-paru ciptaan-Nya. Paduan makanan dan oksigen tadi menjadi sumber
tenaga untuk gerak aktivitas. Bahkan dengan ruh yang dititipkan-Nya
kepada kita, yang kemudian diambil-Nya kembali dipenghujung usia. (Inna
Lillahi Wa Inna Ilaihi Rooji'uun).

Dimana andil kita...? Toh semua gerak gerik dan apapun yang kita
perbuat sesungguhnya adalah karena Allah. Mengapa kita yang merasa
ataupun mengaku bahwa kita yang beramal ataupun berbuat. Bernafas saja
tidak mampu kalau bukan karunia-Nya. Buktinya ketika seseorang
meninggal dunia. Roh dan segala kemampuan diambil kembali oleh-Nya.
Mana kemampuan kita? Untuk bersih-bersih saja dimandikan..., untuk
berpakaian saja dikafankan..., untuk sholat malah disholatkan..., untuk
berkuburpun malah digotongkan, dibuatkan ke liang lahat, ditimbunkan
dengan tanah, sampai ditalkinkan.

Mana kemampuan kita...? Mana andil kita...? Tidak ada sedikitpun. Semua karena Allah.
Masihkah kita tidak ikhlas...? Masihkah kita merasa bahwa diri kita yang beramal atau berbuat....?
Hati-hati....! Apabila masih merasa karena kita yang beribadah,
beramal, ataupun berbuat. Karena sesungguhnya itu adalah hak Allah.
Sama saja dengan mengaku bahwa dirinya Tuhan atau ada Tuhan lain selain
Allah. Ingatlah... bahwa menyekutukan Allah adalah perbuatan syirik.
Dan tempat orang syirik adalah neraka jahanam.

Bukan jasad yang menyeberang di titian Shirothol Mustaqim. Karena jasad
telah dikubur dan hancur menjadi tulang belulang. (Sebagian orang-orang
tertentu ada yang masih utuh karena Allah ingin menunjukan kebesarannya
pada jasad orang-orang tertentu).

Mengapa harus kita juga yang menyeberangi Shirothol Mustaqim...(Emang
mampu...?), toh kita nggak punya jasad ataupun kaki untuk melangkah ke
seberang. Semua milik Allah..... Allah Maha Adil, Maha Tahu, dan Maha
segalanya. Biarkan Dia yang menempatkan harus kemana. Disinilah kunci
dari ikhlas tersebut yang juga merupakan kunci surga.

(Wallahu a'lam)

Demikian uraian ini disampaikan yang diperoleh dari sebuah perjalanan
ruhani seorang hamba Allah. Ungkapan terima kasih yang sedalam-dalamnya
khususan kepada guru-guru yang telah memberikan bimbingan. Yang telah
berpulang ke Rahmatullah maupun yang masih hidup. Semoga Allah
senantiasa memberikan Rahmat-Nya. Amiin.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
jangkrik77
Whooila! Army


Jumlah posting : 105
Points : 50
Reputation : 0
Join date : 16.06.10
Lokasi : jabodetabek

PostSubyek: Re: About jembatan SHIROTHOL MUSTAQIM (Yang Islam Masuk Sini)   Fri Jun 18, 2010 8:38 am

amin
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
kuyanto
Whooila! Army


Jumlah posting : 64
Points : 0
Reputation : 0
Join date : 16.12.10
Lokasi : mangga dua

PostSubyek: Re: About jembatan SHIROTHOL MUSTAQIM (Yang Islam Masuk Sini)   Thu Dec 16, 2010 3:50 pm

amin ya roballalamin
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://ayulianto299@gmail.com
yanco
Whooila! Army


Jumlah posting : 81
Points : 0
Reputation : 0
Join date : 10.11.11

PostSubyek: Re: About jembatan SHIROTHOL MUSTAQIM (Yang Islam Masuk Sini)   Thu Nov 10, 2011 11:37 pm

amin
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: About jembatan SHIROTHOL MUSTAQIM (Yang Islam Masuk Sini)   Today at 9:33 pm

Kembali Ke Atas Go down
 

About jembatan SHIROTHOL MUSTAQIM (Yang Islam Masuk Sini)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Whooila! :: Bla Bla Bla :: Warung Kopi-


Free forum | © phpBB | Free forum support | Kontak | Report an abuse | Create a blog