Whooila!

Whooila! adalah tempat ngobrol santai
 
IndeksIndeks  FAQFAQ  PendaftaranPendaftaran  Login  
Belum terdaftar di Forum Whooila! [Daftar Sekarang!!] // Mau Liat yang aneh-aneh?? Klik Disini!!
Warung Kopi | Lounge Pictures & Video | Gosip Yuk! | Berita dan Politik | Humor | Games | Olahraga | Khusus Dewasa | Teknologi

Panduan Member Baru: Posting Thread Baru dan Post Repply [Klik Disini!!]
Mau Akses Room Khusus Dewasa 17++ [Klik Disini!!]

Bagikan
Share | 
 

 Bupati Mamuju Prihatin Dokter Berpolitik - [Whooila!]

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
ikh
Whooila! Army


Jumlah posting : 153
Points : 2595
Reputation : 0
Join date : 12.06.10
Lokasi : Indonesia

PostSubyek: Bupati Mamuju Prihatin Dokter Berpolitik   Sun Jun 13, 2010 10:37 pm

Bupati Mamuju, Sulawesi Barat, Suhardi Duka, merasa prihatin pada sejumlah dokter yang dinilainya telah berpolitik.
"Sungguh saya sangat prihatin melihat kondisi paramedis di RSUD Mamuju yang seharusnya bekerja atas dasar kemanusiaan namun bersikap politis dalam melayani pasien," katanya di Mamuju, Minggu (13/6/2010).
Pernyataan Suhardi merujuk pada aksi mogok para dokter di RSUD Kabupaten Mamuju, beberapa waktu lalu. Ia menganggap aksi itu dilatari kepentingan politis menjelang pilkada.
Ia menuding oknum dokter berinisial SHI yang juga memimpin organisasi profesi di daerah itu, berusaha merusak citra pemerintah dengan aksi mogok melayani pasien sehingga pasien terlantar di RSUD Mamuju.
"Oknum dokter SHI menurut kami melakukan upaya mendiskreditkan pemerintah seakan-akan tidak peduli kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan di RSUD Mamuju dengan tidak melayani pasien di rumah sakit, sehingga mereka terlantar," katanya.
Menurut dia, masyarakat akhirnya mengalami krisis kepercayaan terhadap pelayanan medis di RSUD Mamuju karena ulah dokter tersebut.
Menurut dia, dokter SHI berusaha mempengaruhi rekan-rekannya sesama tenaga medis dengan memprotes tunjangan tenaga medis di RSUD Mamuju yang belum dibayarkan pemerintah, padahal tujuannya hanya untuk menjatuhkan posisi dan wibawa pemerintah di mata masyarakat.
"Jadi, kami anggap aksi tersebut politis, karena kalau aksi tenaga medis di RSUD Mamuju murni hanya untuk menuntut tunjangan medis dibayarkan, kenapa setelah dibayarkan Juni ini mereka tetap tidak melayani pasien?" katanya.
Menurut dia, hingga saat ini pasien belum dilayani dengan baik di RSUD Mamuju, padahal tunjangan medis sudah dibayar, sehingga banyak pasien yang mengeluh karena masih terlantar.
Itu sebabnya, Suhardi meminta agar masalah di RSUD Mamuju menjadi perhatian tenaga medis di tanah air serta Ikatan Dokter Indonesia karena kalau ini dibiarkan maka dokter akan keluar dari tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat.
"Seharusnya, politik tidak dibawa-bawa di persoalan rumah sakit. Politik harus dikesampingkan dulu, tenaga medis harus bekerja atas dasar kemanusiaan sesuai dengan sumpah jabatannya, jangan karena adanya kepentingan politik," katanya.
Editor: yuli | Sumber : ANT
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 

Bupati Mamuju Prihatin Dokter Berpolitik

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Whooila! :: Bla Bla Bla :: Berita dan Politik-


Free forum | © phpBB | Free forum support | Kontak | Report an abuse | Have a free blog with Sosblogs