Whooila!

Whooila! adalah tempat ngobrol santai
 
IndeksIndeks  FAQFAQ  PendaftaranPendaftaran  Login  
Belum terdaftar di Forum Whooila! [Daftar Sekarang!!] // Mau Liat yang aneh-aneh?? Klik Disini!!
Warung Kopi | Lounge Pictures & Video | Gosip Yuk! | Berita dan Politik | Humor | Games | Olahraga | Khusus Dewasa | Teknologi

Panduan Member Baru: Posting Thread Baru dan Post Repply [Klik Disini!!]
Mau Akses Room Khusus Dewasa 17++ [Klik Disini!!]

Bagikan
Share | 
 

 Heboh Video 'Peterporn' yang Mendunia - [Whooila!]

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
ikh
Whooila! Army


Jumlah posting : 153
Points : 2595
Reputation : 0
Join date : 12.06.10
Lokasi : Indonesia

PostSubyek: Heboh Video 'Peterporn' yang Mendunia   Sat Jun 19, 2010 11:44 am

JAKARTA - Hari itu sekira pukul 08.45 WIB, mendadak kantor tempat saya berkerja riuh tidak seperti biasanya. Usut punya usut, yang menjadi biangnya adalah salah satu rekan kerja saya memperoleh dokumen hot berupa video mesum yang pelakunya mirip artis Cut Tari dan Ariel “Peterpan”.

Video tersebut soktak menarik perhatian rekan kerja sekantor saya di Kebon Sirih. Sebab, sebelumnya video esek-esek yang pelakukanya mirip Ariel dan Luna Maya meledak ke publik setelah beredar di dunia maya.

Sungguh luar biasa dampak dari kemunculan video panas tersebut. Dunia dibikin heboh. Imbasnya, lebih hebat dari ledakan bom Bali 1 dan 2. Juga tak kalah dahsyat dari program musik top di salah satu stasiun televisi swasta yang dipandu Luna Maya dkk. Memang rasa keiingintahuan masyarakat terhadap video mirip Luna-Ariel-Cut Tari ini sangat besar. Tak kenal anak-anak, remaja, dan orangtua, dibuat penasaran.

Buktinya? Sepulang dari kantor, saya pun sempat dibuat geleng-geleng kepala menyaksikan sejumlah ibu-ibu muda tetangga rumah tengah asyik ngerumpi. Ya, topiknya tak jauh dari seputar video hubungan intim layaknya pasangan suami-istri yang lagi marak itu.

Bahkan di antara kaum Hawa itu sudah tidak ada lagi rasa sungkan, saling memperlihatkan dan bertukar koleksi dari ponsel masing-masing. Padahal, di sekitar mereka ada anak-anak yang tidak pantas menyimak terlebih menonton tanyangan amoral tersebut. Tak pelak, barang yang seharusnya hanya berada di ruang privat ini kini menjadi konsumsi publik secara luas.

“Ih nggak nyangka yah kok si Ariel ama Luna berani banget, direkam lagi,” celetuk seorang ibu yang berperawakan agak gemuk. “Ah, itu mah biasa, namanya juga artis pergaulannya bebas. Dah biasa gituan, malah yang lain masih banyak,” timpal ibu yang berbaju merah muda dengan pandangan terus tertuju pada layar ponsel yang digenggamnya. Ini hanyalah gambaran kecil dari dampak peredaran video tersebut di masyarakat.

Peredaran video mesum yang diduga kuat oleh sejumlah pakar IT 99 persen asli Luna-Aril-Tari ini tidak hanya menghebohkan penghuni dunia maya, namun sudah merambah ke masyarakat umum. Video yang satu ini dengan cepat menyebar dari satu ponsel ke ponsel lainnya, via penjualan VCD bajakan, terlebih di transaksi di jaringan internet.

Bak Magnet
Saat tulisan ini dibuat, Sabtu (19/6/2010), mesin pencari google mencatat ada 85.700.000 link untuk tags video mesum Ariel-Luna dan video mesum Ariel-Cut Tari terlacak ada 98,900,000 link. Heboh video mesum artis Indonesia juga merebak di Twitter. Ariel “Peterporn” menjadi trending topic nomor 1 di Twitter, bersaing dengan topik iPhone 4.

Julukan baru Ariel “Peterporn” disandangkan para pengguna jejaring sosial muncul setelah video pornonya beredar luas. Hebatnya, skandal rekaman seks pemilik nama dari penyanyi pop Nazril Ilham ini meluas ke dunia internasional, tidak hanya mendominasi halaman media massa dalam negeri. Misalnya, situs CNN terbitan Selasa 15 Juni, menyajikan tulisan dengan judul “Alleged Celebrity Sex Tapes Shock Modest Indonesia, “ sedangkan The New York Times menerbitkan artikel dengan judul “Sex Tape Fixates Indonesia.” Juga menjadi hot issue kantor berita Associated Press (AP), ChannelnewsAsia, The Australian, atau situs berita China,Tom.Com.

Tingginya perhatian publik terhadap peredaran video seks Luna-Ariel-Tari karena sosok mereka yang populer dan menjadi idola di Indonesia. Bak magnet, tak heran jika apa pun yang terkait ketiganya pasti menjadi santapan empuk pewarta apalagi yang berbau porno. Para pekerja media terus nguber, dengan segala cara untuk menyajikan informasi teraktual dan eksklusif agar rating terdongkrak. Maklumlah, berita yang berbau “selangkangan” akan laris-manis dilahap para pembaca atau pemirsa di negara muslim terbesar dunia ini.

Selain menghebohkan, kemunculan video mesum ini memicu polemik di masyarakat. Sampai-sampai orang nomor satu di Tanah Air, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus angkat bicara. SBY akhirnya menyatakan dukungannya terhadap polisi agar mengusut tuntas kasus video porno “Ariel Peterporn” yang menjadi isu besar dan mengalahkan skandal bailout Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.

"Saya dukung langkah-langkah Kapolri sekarang ini. Sudah melakukan investigasi, terhadap yang menggandakan, menyebarluaskan dan siapa pun yang terlibat," ujar Presiden SBY dalam dialognya bersama para wartawan di Cipanas, Jawa Barat, Jumat (18/6/2010). Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengajak semua pihak untuk peduli akan akhlak dan budi pekerti warga negara Indonesia. "Mari kita jaga moralitas bangsa ini, tidak pantaslah. Malu," imbau SBY.

Hampir dua pekan video mesum mirip dirinya tersebar, namun Ariel, Luna, dan Cut Tari masih enggan blak-blakan mengakui bahwa itu benar dirinya. Hanya melalui kuasa hukumnya, OC Kaligis, Luna-Ariel-Tari berjanji pada waktunya nanti akan membeberkan semuanya. Sebelumnya, tiga artis yang menjadi "buruan" wartawan ini membantah sebagai pelaku. Terlepas ada anggapan mereka hanyalah korban, itu musibah, tetap saja tindakan mempertunjukkan adegan bersetubuh tidak dapat ditoleransi.

Dampak Teknologi
Fenomena video mesum membuat miris terutama kalangan orangtua. Kecanggihan teknologi komunikasi dan informasi di satu-sisi telah mengubah kehidupan masyarakat dunia menjadi sempit, serba cepat dan mudah. Namun di balik semua itu, perkembangan teknologi internet dan seluler mengancam etika-moral remaja. Dengan mudahnya, generasi penerus bangsa ini mengunduh video mesum dari internet atau merekam adegan cabul dengan ponsel berkamera. Lihat saja, saat razia yang digelar Dinas Pendidikan Kota Depok bersama Polsek Pancoran Mas, mendapati anak SD sedang asyik bermain game online padahal sudah dini hari, bahkan di antaranya kepergok mengintip situs porno.

Survei Gerakan Jangan Bugil Depan Kamera (JBDK) juga menyimpulkan maraknya video porno yang beredar di internet membuat masyarakat resah sekaligus prihatin. Ikhwalnya, pelaku yang terlibat dalam adegan mesum tersebut justru banyak dari kalangan remaja. Menurut Koordinator JBDK Peri Umar Farouk, saat launching gerakan ini pihaknya berhasil mengumpulkan 500 lebih video porno. "Sampai tahun 2009 sudah ada 800 lebih video porno," ungkapnya saat berbincang dengan okezone.

Peri memberi cacatan dari 800 video tersebut khusus dari kalangan masyarakat umum terutama para remaja dan diambil dari kamera ponsel, bukan dari dunia prostitusi. Kata dia, marak video mesum ini juga tidak terlepas dari perkembangan sarana teknologi informasi dan komunikasi yakni, kamera ponsel yang dapat terhubung dengan internet. Selain itu, ada persepsi dari remaja jika adegan seks di luar nikah adalah sangat privat. Sayangnya mereka tidak berpikir panjang dokumentasi pribadi tersebut dapat berpindah tangan dan menyebar luas sewaktu-waktu.

Peri mengatakan, jangan heran bila video mesum atau foto bugil saat ini banyak bertebaran di internet. "Setiap bulan diperkirakan kenaikkannya dua kali lipat yang eksibis di jejaring sosial," ungkapnya. Dia menambahkan, hal ini juga didukung hasil survei internet yang menyebutkan adanya penurunan akses ke situs porno resmi hingga 50 persen. "Pengguna internet beralih ke jejaring sosial seperti Myspace, Facebook, Multiply, Friendster, Hi5 untuk melihat, menyimpan foto atau video porno," terangnya.

Peringkat akses Indonesia dengan kata kunci sex, xxx, serta porno, dan kata kunci beberapa idola sex dunia, menurut tool statistik google.com yang dikenal sebagai googletrends, meningkat terus setiap tahunnya. Dengan kata kunci ‘sex’, Indonesia menduduki peringkat ke-5 sedunia di tahun 2006. Tahun 2007 meningkat ke peringkat 4, dan terakhir, tahun 2008 bertengger di nomor 3.

Dengan kata kunci ‘Pamela Anderson’, bintang porno Hollywood, Indonesia menclok di peringkat 1 dunia. Bahkan dengan kata kunci idola sex Jepang, ‘Maria Ozawa’ alias ‘Miyabi’, 4 tahun berturut-turut sampai tahun ini, Indonesia memegang rekor bertahan sebagai juara 1.

Menurut Peri, yang memprihatinkan lagi bila dilihat lebih lanjut, berdasarkan data google.com tersebut, daerah-daerah pengaksesnya adalah kota-kota di mana konsentrasi pelajar dan mahasiswa berada. Di peringkat pertama akan terlihat kota Yogyakarta, Semarang, kemudian diikuti Palembang, Jakarta, Bandung, dan lain-lain.

Lebih lanjut dipaparkan, di samping menggambarkan adanya perilaku serta pergaulan pelajar dan mahasiswa yang problematik, serta pola pengasuhan dan pendidikan yang kurang menanamkan wawasan dan tanggung jawab, hal ini dapat diterjemahkan pula sebagai salah tujuan yang bersifat ekonomi.

Adakah Solusi?
Saat ini Indonesia dapat dikatakan dalam ancaman pornografi dengan merebaknya fenomena video mesum. Survei terakhir Komisi Perlindungan Anak mengungkapkan data bahwa 97 persen remaja di Indonesia pernah menonton atau mengakses pornografi, 93 persen pernah berciuman, 62,7 persen pernah berhubungan badan, serta 21 persen remaja telah melakukan aborsi. Kendati demikain, bukan tidak ada solusi dari persoalan ini asalkan semua pihak serius menyikapinya.

Pertama, mengintensifkan pendalaman ajaran agama, baik di rumah, lembaga sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Ketua Majelis Ulama Indonesia Amidhan mengkritik pendidikan agama di Indonesia yang hanya berbentuk pembelajaran, bukan untuk meningkatkan moral. Pendidikan agama seharusnya meningkatkan akhlak mulia. Dengan pemahaman agama yang benar dan konsisten menjalankannya tentu dapat mengatakan, “Tidak Untuk Seks Bebas.”

Kedua, pendekatan aparat dengan operasi ponsel pelajar dan razia warnet serta penjualan VCD porno hanya tindakan reaktif yang tidak menyentuh akar masalah. Menurut Koordinator JBDK Peri Umar Farouk, sebagai permulaan bagi orangtua kiranya menerapkan aturan sebagaimana diutarakan Parry Aftab, dalam mendampingi anak-anak berkenaan dengan fasilitas teknologi informasi, yakni The Rule of Three Cs: Content, Contact and Cost. Harus ada komunikasi dan pembelajaran bagi anak-anak tentang content (pesan/isi), contact (dengan siapa kita bergaul) dan cost (harga baik fisik maupun mental), sehingga didapatkan dari teknologi informasi adalah kekuatan dan kecanggihannya yang memperbaiki dan menumbuhkan kelayakan hidup manusia.

Ketiga, tindakan tegas terhadap prilaku menyimpang seks. Tidak cukup hanya sanksi sosial dari masyarakat, tapi harus ada efek jera dengan menghukum siapa saja yang terlibat sekandal seks. Kasus rekaman mesum artis ini setidaknya menjadi momentum pelaksaan UU Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Dalam pasal 4 ayat (1) UU Pornografi disebutkan setiap orang dilarang memproduksi, menawarkan, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualkan, menyewakan, atau menyediakan pornografi. Menurut pasal 37 UU tersebut, ancaman pidana pornografi anak diperberat dengan menambah 1/3 (sepertiga) dari maksimum ancaman pidana perbuatan yang dituntutkan. Selain itu, penyebarluasan dan pembuatan video porno bisa terjerat UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, ketika file berupa gambar atau video tersebut tersebar secara sengaja maupun tidak sengaja ke dunia maya.(ram)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
fahrimuh
Whooila! Army


Jumlah posting : 55
Points : 0
Reputation : 0
Join date : 09.11.10

PostSubyek: Re: Heboh Video 'Peterporn' yang Mendunia   Fri Nov 12, 2010 10:01 pm

peter pan tu dipindahkan saja ke belanda
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 

Heboh Video 'Peterporn' yang Mendunia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Whooila! :: Bla Bla Bla :: Gosip Yuk!-


Membuat forum | © phpBB | Free forum support | Kontak | Report an abuse | Create a blog