Whooila!

Whooila! adalah tempat ngobrol santai
 
IndeksIndeks  FAQFAQ  PendaftaranPendaftaran  Login  
Belum terdaftar di Forum Whooila! [Daftar Sekarang!!] // Mau Liat yang aneh-aneh?? Klik Disini!!
Warung Kopi | Lounge Pictures & Video | Gosip Yuk! | Berita dan Politik | Humor | Games | Olahraga | Khusus Dewasa | Teknologi

Panduan Member Baru: Posting Thread Baru dan Post Repply [Klik Disini!!]
Mau Akses Room Khusus Dewasa 17++ [Klik Disini!!]

Bagikan
Share | 
 

 Sebuah pelajaran dari pakis dan bambu - [Whooila!]

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
jeffedys
[V.I.P Member]


Jumlah posting : 76
Points : 2983
Reputation : 0
Join date : 18.02.10
Lokasi : dimuka bumi ini

PostSubyek: Sebuah pelajaran dari pakis dan bambu   Thu Feb 18, 2010 10:46 pm

Jangan Menyerah, Jangan Putus Asa
Sebuah pelajaran dari pakis dan bambu

Alkisah, tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin
meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti
hidup. Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya
dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.

"Tuhan," katanya. "Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang
baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah ?"

Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.

"Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?".

"Ya," jawab pria itu.

"Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya
secara sangat baik. Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air.
Pakis tumbuh cepat di bumi. Daunnya yang hijau segar menutupi
permukaan tanah hutan. Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan
apapun. Tapi Aku tidak menyerah.

Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada
juga yang muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah.

Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu. Tapi Aku
tidak menyerah.

Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu. Aku tidak
menyerah," kata Nya.

"Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil. Dibanding dengan pohon
pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna. Tapi 6 bulan
kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki. Untuk menumbuhkan akar
itu perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa
yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.

Aku tak akan memberi ujian yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, "kata
Tuhan kepada pria itu.

"Tahukah kamu, anak Ku, di saat menghadapi semua kesulitan dan
perjuangan berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?"

"Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu. "

"Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain," kata Tuhan.

"Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat
hutan menjadi indah."

"Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi."

"Saya akan menjulang setinggi apa ?" tanya pria itu.

"Setinggi apa pohon bambu bisa menjulang?" tanya Tuhan

"Setinggi yang bisa dicapainya," jawab pria itu.

"Ya, benar! Agungkan dan muliakan nama-Ku dengan menjadi yang
terbaik, meraih yang tertinggi sesuai kemampuanmu, " kata Tuhan.

Pria itu lalu meninggalkan hutan dan mengisahkan pengalaman hidup yang
berharga ini.

Moral cerita:
- Tuhan mempunyai rencana yang beda untuk masing2 ciptaanNya. Bicara
kepada Tuhan dan biarkan Tuhan membantu kita menyadari tujuan itu.
- Jangan pernah menyesali satu haripun dari hidup anda.
- Semua orang pernah mengalami saat2 ingin menyerah. Jika mengalami
kesulitan atau hambatan dalam hidup, selalu ingat, kita perlu
menumbuhkan akar.
- Tuhan tidak menjanjikan hidup tanpa kesulitan, tawa tanpa kesedihan,
matahari tanpa hujan. Tapi Dia menjanjikan kekuatan, hiburan untuk
kesedihan, dan cahaya untuk menerangi jalan.

semoga bermanfaat bagi kita semua :afro:
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 

Sebuah pelajaran dari pakis dan bambu

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Whooila! :: Bla Bla Bla :: Warung Kopi-


Free forum | © phpBB | Free forum support | Kontak | Report an abuse | Sosblogs